Partner in Crime

January 8, 2011

busway41Alhamdulillah, koridor 9 busway sudah aktif. Sepanjang jalan Jenderal Gatot Subroto kini semakin warna-warni dengan bus-bus besar dari yang warna Hijau (Mayasari Bhakti), Putih dan Cokelat Muda(PPD), Oranye (Busway). Lepas sudah ay dari perilaku tidak manusiawi kondektur dan pengemudi si duo “partner in crime” bus patas P6 di pagi hari yang terus menjejalkan penumpang dalam bus yang sudah teramat penuh demi tambahan lembaran ribuan rupiah.
(more…)

2

Nurdin Halid, kampanye negatif buat Abu Rizal Bakrie

January 8, 2011

67891_1486340079289_1257518576_31073117_4432362_nMungkin tidak terbayang di benak penggagas acara “pameran kebajikan” Aburizal Bakrie menyumbangkan lahan senilai Rp. 25 Milyar di Jonggol  untuk PSSI jika angin acara tersebut berbalik menyerang sang penyumbang. Seremoni tersebut, bersama dengan serentetan kegiatan lainnya (istighoshah, deretan wawancara pemain dslb) dituding sebagai salah satu penyebab gagalnya Timnas merebut piala AFF di akhir tahun 2010 yang lalu. Hal ini diakui pula oleh Alfred Riedl, sang pelatih, yang menyebut banyaknya kegiatan yang tidak berkaitan langsung dengan sepakbola menyebabkan terganggunya konsentrasi dan persiapan menghadapi Malaysia di final. Jadilah, 5 kemenangan besar (5-1 vs Malaysia, 6-0 vs Laos) dan kemenangan penting lawan Thailand (yang mana Indonesia jarang menang) sebelumnya, sama sekali tidak berbekas di Bukit Jalil. Ah,… tapi kan penonton Malaysia mengganggu Markus Horison dengan laser, hmmff… tingkah polah penonton Indonesia pun tidak jauh beda.
(more…)

0

O Brother, Where Art Thou

June 13, 2010

5107M4P37ALMenurut ay, ini film merupakan film terbaik untuk melihat akting paling konyol george clooney. Walaupun ber-genre komedi, rating imdb untuk film ini adalah 7.8 yang berarti juga merupakan film george clooney sebagai pemeran utama dengan rate tertinggi mengalahkan “Good Night and Good Luck”, “Michael Clayton” dan bahkan “Ocean Eleven” sekalipun.

Film ber-setting tahun 1930, saat dimana rasisme di USA masih sangat terasa ini bermula saat Everett (Clooney) bersama Delmar (Tim Blake Nelson) dan Pete (John Turturo) melarikan diri saat kerja bakti bersama para narapidana. Dibumbui dengan kekonyolan Everett, Delmar yang sangat lugu dan Pete yang curigaan terhadap Everett berusaha untuk mencari harta rampokan Everett di kampung halamannya. Dalam perjalanan, mereka menemui banyak cerita sampai bertemu dengan pemuda negro yang jago banget main gitar. Singkat cerita, karena kehabisan uang mereka mencoba untuk menawarkan lagu ke sebuah stasiun radio sebagai grups musik “the Soggy Bottom Boys” yang bersedia membayar jika lagu tersebut bagus.

(more…)

0

Cerita Lain Google

March 31, 2010
-Do Less Evil- (Bill Gates) Siapa tak kenal google? Entitas yang menguasai sekitar 70% penggunaan mesin pencari di kawasan Amerika Serikat dan 85% secara global. Selain itu, kamus Oxford English Dictionary sudah menjadikannya kata kerja sejak 2006. Yap, kalo tahu Google, mungkin Anda juga tahu dengan motto mereka “Don’t do Evil”. Motto Google yang jika ditranslate menggunakan google berarti “tidak (jangan) melakukan kejahatan” diplesetkan oleh Bill Gates menjadi “Do Less Evil” atawa melakukan kejahatan (lebih) sedikit. Bill Gates menyindir motto Google tersebut berkaitan persetujuan dengan Pemerintah China untuk meluncurkan Google.cn dengan hasil yang disensor. Mungkin menurut Bill Gates, hal tersebut menyalahi atau bertolak belakang dengan motto Google sendiri dengan melakukan sensor hasil pencarian dalam dunia internet yang sangat mengagungkan kebebasan. Kalau dilihat dari timeline Google di China, “Do less evil” mungkin diutarakan Gates di medio tahun 2006-2007. Kenyataannya sekarang, sejak 23 Maret 2010, Google, Inc. telah mengalihkan pencarian di China mainland ke situs Google yang berdomain (google.com.hk) di Hong Kong. Pengalihan ini menyebabkan lepasnya sensor dan tidak dapat diaksesnya Google.cn. Pengalihan ini disebabkan rentetan peristiwa yang dimulai dari di-blok-nya youtube serta layanan online google lain (2009), pengumuman Google untuk menghentikan perjanjian sensor pada Google.cn (Jan 2010) sampai pada terungkapnya serangan hacker atas Google yang ditelusuri sampai China daratan (Mar 2010). Atas kejadian ini, mungkin Bill Gates harus menarik ucapannya tersebut. Lalu apakah tulisan ini ini mengulas panjang lebar perseteruan Google dengan Microsoft? Tidak. Atau mengulas panjang lebar perseteruan Google dengan China? Juga tidak. Artikel ini mungkin sedikit mengulas mengenai sisi-sisi lain Google yang juga mungkin tidak banyak diketahui pembaca, salah satunya sudah disebutkan secara singkat diatas. Seperti keinginan empunya blog ini untuk mengaitkan sebanyak mungkin tulisan yang dibuat dengan buku yang telah atau sedang dibaca, sesuai dengan nama domain bacabaca di address bar. Maka ay, menyarikan hal-hal yang menarik yang dapat disebut sebagai sisi lan Google tersebut dari buku “Google Speaks” yang ditulis oleh Janet Lowe (2009). Langsung saja, seperti salah satu judul di halaman depan Poskota, Nah ini dia!! : 1. -Do Less Evil- (Bill Gates)
Siapa tak kenal google? Entitas yang menguasai sekitar 70% penggunaan mesin pencari di kawasan Amerika Serikat dan 85% secara global. Selain itu, kamus Oxford English Dictionary sudah menjadikannya kata kerja sejak 2006. Yap, kalo tahu Google, mungkin Anda juga tahu dengan motto mereka “Don’t do Evil”.
Motto Google yang jika ditranslate menggunakan google berarti “tidak (jangan) melakukan kejahatan” diplesetkan oleh Bill Gates menjadi “Do Less Evil” atawa melakukan kejahatan (lebih) sedikit. Bill Gates menyindir motto Google tersebut berkaitan persetujuan dengan Pemerintah China untuk meluncurkan Google.cn dengan hasil yang disensor. Mungkin menurut Bill Gates, hal tersebut menyalahi atau bertolak belakang dengan motto Google sendiri dengan melakukan sensor hasil pencarian dalam dunia internet yang sangat mengagungkan kebebasan.
Kalau dilihat dari timeline Google di China, “Do less evil” mungkin diutarakan Gates di medio tahun 2006-2007. Kenyataannya sekarang, sejak 23 Maret 2010, Google, Inc. telah mengalihkan pencarian di China mainland ke situs Google yang berdomain (google.com.hk) di Hong Kong. Pengalihan ini menyebabkan lepasnya sensor dan tidak dapat diaksesnya Google.cn. Pengalihan ini disebabkan rentetan peristiwa yang dimulai dari di-blok-nya youtube serta layanan online google lain (2009), pengumuman Google untuk menghentikan perjanjian sensor pada Google.cn (Jan 2010) sampai pada terungkapnya serangan hacker atas Google yang ditelusuri sampai China daratan (Mar 2010).
Atas kejadian ini, mungkin Bill Gates harus menarik ucapannya tersebut. Lalu apakah tulisan ini ini mengulas panjang lebar perseteruan Google dengan Microsoft? Tidak. Atau mengulas panjang lebar perseteruan Google dengan China? Juga tidak. Artikel ini mungkin sedikit mengulas mengenai sisi-sisi lain Google yang juga mungkin tidak banyak diketahui pembaca, salah satunya sudah disebutkan secara singkat diatas. Seperti keinginan empunya blog ini untuk mengaitkan sebanyak mungkin tulisan yang dibuat dengan buku yang telah atau sedang dibaca, sesuai dengan nama domain bacabaca di address bar. Maka ay, menyarikan hal-hal yang menarik yang dapat disebut sebagai sisi lan Google tersebut dari buku “Google Speaks” yang ditulis oleh Janet Lowe (2009). Langsung saja, seperti salah satu judul di halaman depan Poskota, Nah ini dia!! :
1. -Do Less Evil- (Bill Gates)
Siapa tak kenal google? Entitas yang menguasai sekitar 70% penggunaan mesin pencari di kawasan Amerika Serikat dan 85% secara global. Selain itu, kamus Oxford English Dictionary sudah menjadikannya kata kerja sejak 2006. Yap, kalo tahu Google, mungkin Anda juga tahu dengan motto mereka “Don’t do Evil”.
Motto Google yang jika ditranslate menggunakan google berarti “tidak (jangan) melakukan kejahatan” diplesetkan oleh Bill Gates menjadi “Do Less Evil” atawa melakukan kejahatan (lebih) sedikit. Bill Gates menyindir motto Google tersebut berkaitan persetujuan dengan Pemerintah China untuk meluncurkan Google.cn dengan hasil yang disensor. Mungkin menurut Bill Gates, hal tersebut menyalahi atau bertolak belakang dengan motto Google sendiri dengan melakukan sensor hasil pencarian dalam dunia internet yang sangat mengagungkan kebebasan.
Kalau dilihat dari timeline Google di China, “Do less evil” mungkin diutarakan Gates di medio tahun 2006-2007. Kenyataannya sekarang, sejak 23 Maret 2010, Google, Inc. telah mengalihkan pencarian di China mainland ke situs Google yang berdomain (google.com.hk) di Hong Kong. Pengalihan ini menyebabkan lepasnya sensor dan tidak dapat diaksesnya Google.cn. Pengalihan ini disebabkan rentetan peristiwa yang dimulai dari di-blok-nya youtube serta layanan online google lain (2009), pengumuman Google untuk menghentikan perjanjian sensor pada Google.cn (Jan 2010) sampai pada terungkapnya serangan hacker atas Google yang ditelusuri sampai China daratan (Mar 2010).
Atas kejadian ini, mungkin Bill Gates harus menarik ucapannya tersebut. Lalu apakah tulisan ini ini mengulas panjang lebar perseteruan Google dengan Microsoft? Tidak. Atau mengulas panjang lebar perseteruan Google dengan China? Juga tidak. Artikel ini mungkin sedikit mengulas mengenai sisi-sisi lain Google yang juga mungkin tidak banyak diketahui pembaca, salah satunya sudah disebutkan secara singkat diatas. Seperti keinginan empunya blog ini untuk mengaitkan sebanyak mungkin tulisan yang dibuat dengan buku yang telah atau sedang dibaca, sesuai dengan nama domain bacabaca di address bar. Maka ay, menyarikan hal-hal yang menarik yang dapat disebut sebagai sisi lan Google tersebut dari buku “Google Speaks” yang ditulis oleh Janet Lowe (2009). Langsung saja, seperti salah satu judul di halaman depan Poskota, Nah ini dia!! :
1. Do Less Evil- (Bill Gates)
Siapa tak kenal google? Entitas yang menguasai sekitar 70% penggunaan mesin pencari di kawasan Amerika Serikat dan 85% secara global. Selain itu, kamus Oxford English Dictionary sudah menjadikannya kata kerja sejak 2006. Yap, kalo tahu Google, mungkin Anda juga tahu dengan motto mereka “Don’t do Evil”.
Motto Google yang jika ditranslate menggunakan google berarti “tidak (jangan) melakukan kejahatan” diplesetkan oleh Bill Gates menjadi “Do Less Evil” atawa melakukan kejahatan (lebih) sedikit. Bill Gates menyindir motto Google tersebut berkaitan persetujuan dengan Pemerintah China untuk meluncurkan Google.cn dengan hasil yang disensor. Mungkin menurut Bill Gates, hal tersebut menyalahi atau bertolak belakang dengan motto Google sendiri dengan melakukan sensor hasil pencarian dalam dunia internet yang sangat mengagungkan kebebasan.
Kalau dilihat dari timeline Google di China, “Do less evil” mungkin diutarakan Gates di medio tahun 2006-2007. Kenyataannya sekarang, sejak 23 Maret 2010, Google, Inc. telah mengalihkan pencarian di China mainland ke situs Google yang berdomain (google.com.hk) di Hong Kong. Pengalihan ini menyebabkan lepasnya sensor dan tidak dapat diaksesnya Google.cn. Pengalihan ini disebabkan rentetan peristiwa yang dimulai dari di-blok-nya youtube serta layanan online google lain (2009), pengumuman Google untuk menghentikan perjanjian sensor pada Google.cn (Jan 2010) sampai pada terungkapnya serangan hacker atas Google yang ditelusuri sampai China daratan (Mar 2010).
Atas kejadian ini, mungkin Bill Gates harus menarik ucapannya tersebut. Lalu apakah tulisan ini ini mengulas panjang lebar perseteruan Google dengan Microsoft? Tidak. Atau mengulas panjang lebar perseteruan Google dengan China? Juga tidak. Artikel ini mungkin sedikit mengulas mengenai sisi-sisi lain Google yang juga mungkin tidak banyak diketahui pembaca, salah satunya sudah disebutkan secara singkat diatas. Seperti keinginan empunya blog ini untuk mengaitkan sebanyak mungkin tulisan yang dibuat dengan buku yang telah atau sedang dibaca, sesuai dengan nama domain bacabaca di address bar. Maka ay, menyarikan hal-hal yang menarik yang dapat disebut sebagai sisi lan Google tersebut dari buku “Google Speaks” yang ditulis oleh Janet Lowe (2009). Langsung saja, seperti salah satu judul di halaman depan Poskota, Nah ini dia!! :
1. -Do Less Evil- (Bill Gates)
Siapa tak kenal google? Entitas yang menguasai sekitar 70% penggunaan mesin pencari di kawasan Amerika Serikat dan 85% secara global. Selain itu, kamus Oxford English Dictionary sudah menjadikannya kata kerja sejak 2006. Yap, kalo tahu Google, mungkin Anda juga tahu dengan motto mereka “Don’t do Evil”.
Motto Google yang jika ditranslate menggunakan google berarti “tidak (jangan) melakukan kejahatan” diplesetkan oleh Bill Gates menjadi “Do Less Evil” atawa melakukan kejahatan (lebih) sedikit. Bill Gates menyindir motto Google tersebut berkaitan persetujuan dengan Pemerintah China untuk meluncurkan Google.cn dengan hasil yang disensor. Mungkin menurut Bill Gates, hal tersebut menyalahi atau bertolak belakang dengan motto Google sendiri dengan melakukan sensor hasil pencarian dalam dunia internet yang sangat mengagungkan kebebasan.
Kalau dilihat dari timeline Google di China, “Do less evil” mungkin diutarakan Gates di medio tahun 2006-2007. Kenyataannya sekarang, sejak 23 Maret 2010, Google, Inc. telah mengalihkan pencarian di China mainland ke situs Google yang berdomain (google.com.hk) di Hong Kong. Pengalihan ini menyebabkan lepasnya sensor dan tidak dapat diaksesnya Google.cn. Pengalihan ini disebabkan rentetan peristiwa yang dimulai dari di-blok-nya youtube serta layanan online google lain (2009), pengumuman Google untuk menghentikan perjanjian sensor pada Google.cn (Jan 2010) sampai pada terungkapnya serangan hacker atas Google yang ditelusuri sampai China daratan (Mar 2010).
Atas kejadian ini, mungkin Bill Gates harus menarik ucapannya tersebut. Lalu apakah tulisan ini ini mengulas panjang lebar perseteruan Google dengan Microsoft? Tidak. Atau mengulas panjang lebar perseteruan Google dengan China? Juga tidak. Artikel ini mungkin sedikit mengulas mengenai sisi-sisi lain Google yang juga mungkin tidak banyak diketahui pembaca, salah satunya sudah disebutkan secara singkat diatas. Seperti keinginan empunya blog ini untuk mengaitkan sebanyak mungkin tulisan yang dibuat dengan buku yang telah atau sedang dibaca, sesuai dengan nama domain bacabaca di address bar. Maka ay, menyarikan hal-hal yang menarik yang dapat disebut sebagai sisi lan Google tersebut dari buku “Google Speaks” yang ditulis oleh Janet Lowe (2009). Langsung saja, seperti salah satu judul di halaman depan Poskota, Nah ini dia!! :
1.

do less evilSiapa tak kenal google? Entitas yang menguasai sekitar 70% penggunaan mesin pencari di kawasan Amerika Serikat dan 85% secara global. Selain itu, kamus Oxford English Dictionary sudah menjadikannya kata kerja sejak 2006.

Yup, kalo tahu Google, mungkin Anda juga tahu dengan motto mereka “Don’t be Evil”.Motto Google yang jika ditranslate menggunakan google berarti “tidak (jangan) melakukan kejahatan” diplesetkan oleh Bill Gates menjadi “Do Less Evil” atawa melakukan kejahatan (lebih) sedikit.

Bill Gates menyindir motto Google tersebut berkaitan persetujuan dengan Pemerintah China untuk meluncurkan Google.cn dengan hasil yang disensor. Mungkin menurut Bill Gates, hal tersebut menyalahi atau bertolak belakang dengan motto Google sendiri dengan melakukan sensor hasil pencarian dalam dunia internet yang sangat mengagungkan kebebasan.

(more…)

4

Baca Buku di Website secara Offline

March 27, 2010

Klik untuk DownloadBuat penyuka baca buku, tentu ebook merupakan file digital yang tidak asing lagi, dengan internet sebagai sumber utamanya. Sejauh yang ay ketahui, buku elektronik ini ada dua jenis. Yang pertama adalah dalam bentuk satu file untuk satu judul buku, biasanya file dengan akhiran .pdf, .chm dan .djvu. Yang kedua mungkin ebook yang harus dibaca secara online karena antar halaman maupun antar bab-nya dihubungkan dengan link-link dalam html.

Ada masa-nya membaca dengan cara yang kedua ini kurang menyenangkan, misal, karena harus selalu meng-klik link untuk mengganti halaman atau bab, maka otomatis komputer harus senantiasa terhubung dengan internet. Demi mengatasi hal ini, ada satu cara populer menggunakan aplikasi yang berfungsi mendownload seluruh halaman web yang merupakan satu kesatuan dan dikaitkan dengan link-link pada alamat suatu situs. Salah satu aplikasi untuk mendownload dan menjadikan alamat situs ke modus offline adalah HTTrack. MPPRPSD7KAT5 (more…)

0

Linux via LiveUSB

March 26, 2010
Teringat repotnya “mengambil” dokumen dari komputer kantor dahulu di medio 2006-2007 saat wabah brontok melanda kantor. Butuh dokumen-dokumen tersebut untuk melanjutkan pekerjaan, namun komputer ber-XP telah terjangkiti brontok dan harus menunggu untuk antri di ruang ICU admin kantor. Akhirnya tak coba-coba liveCD linux yang katanya bisa buat backup data dan 100% anti virus tanpa harus meng-install dari awal. Saat itu distro yang digunakan adalah Knoppix (versinya lupa?), dan dengan sukses berhasil “mengambil” dokumen-dokumen pekerjaan untuk dikerjakan di komputer lain. Tampilan distro Knoppix tersebut dahulu sangatlah familiar dengan windows XP, namun yang agak sulit adalah perlunya melakukan proses mounting Hardisk komputer via terminal. Belum lagi harus merestart dan menggosok CD beberapa kali karena CD yang digunakan bermasalaH dan CD ROM pun berisik.
Dengan berjalannya waktu, bermunculan pula distro-distro linux dengan LiveCD dan antarmuka yang semakin mudah digunakan, dalam artian sedikit mungkin dapat menggunakan linux tanpa mengakses via terminal alias cukup dengan point and click. Dan akhirnya, muncul pula cara menggunakan linux tanpa menggunakan CD/DVD secara live, yaitu menggunakan USB Flashdisk. Keuntungannya mungkin dari ukuran USB Flashdisk yang kecil dan kapasitas tersisa yang masih dapat digunakan selain dari iso distro-nya itu sendiri. Beragam cara dapat dilakukan untuk mengaktifkan linux via LiveUSB ini, namun yang paling mudah menurut ay adalah dengan aplikasi UNetBootin. OK, di bawah ini adalah step-by-step tutorial nya:
1. Download uNetBootin for Windows
2. Klik dua kali unetbootin-windows-408.exe.
3. Muncul tampilan di bawah ini, dengan dua cara membuat LiveUSB menggunakan iso linux.
a. Pada drop-down-box pilihan distribution.
Cara ini dilakukan jika pengguna menggunakan internet dan belum memiliki file iso linux di hardisk. Karena umumnya file iso linux berukuran sebesar > 600 MB (kapasitas CD), membutuhkan waktu lebih banyak jika menggunakan cara ini. Namun, jika koneksi internet pengguna merupakan “koneksi dewa” dan tidak sedikit pula liveCD berukuran mini (contoh : Damn Small Linux, Slax, dslb), tidak ada salahnya pilihan ini digunakan. Nama-nama liveCD beserta ukuran ukurannya dapat dilihat disini (http://www.livecdlist.com/)

LiveUSBTeringat repotnya “mengambil” dokumen dari komputer kantor dahulu di medio 2006-2007 saat wabah brontok melanda kantor. Butuh dokumen-dokumen tersebut untuk melanjutkan pekerjaan, namun komputer ber-XP telah terjangkiti brontok dan harus menunggu untuk antri di ruang ICU admin kantor. Akhirnya tak coba-coba liveCD linux yang katanya bisa buat backup data dan 100% anti virus tanpa harus meng-install dari awal. Saat itu distro yang digunakan adalah Knoppix (versinya lupa?), dan dengan sukses berhasil “mengambil” dokumen-dokumen pekerjaan untuk dikerjakan di komputer lain. Tampilan distro Knoppix tersebut dahulu sangatlah familiar dengan windows XP, namun yang agak sulit adalah perlunya melakukan proses mounting Hardisk komputer via terminal. Belum lagi harus merestart dan menggosok CD beberapa kali karena CD yang digunakan bermasalaH dan CD ROM pun berisik.

(more…)

2

Teknik Belajar Orang Yahudi

March 18, 2010

jewjitsuAwalnya ay menganggap supremasi kaum Yahudi saat ini adalah wajar, karena Yang Maha Kuasa pun mewahyukan dalam kitab-kitab suci-Nya. Salah satu contohnya pada ayat :

Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Bani Israil Al-Kitab (Taurat), kekuasaan dan kenabian dan Kami berikan kepada mereka rezeki-rezeki yang baik dan Kami lebihkan mereka atas bangsa-bangsa (pada masanya). (QS Al-Jatsiyah [45]:16)

Begitu juga pada beberapa ayat Bibel yang mengklaim kaum ini sebagai kaum yang terpilih dan mendapat keistimewaan dibanding kaum diluar mereka. Kenyataannya memang seperti itu, paling tidak untuk saat ini banyak manusia berpengaruh yang menyumbangkan kreasi-nya pada dunia.  Sebut saja para entrepreneur di bidang TI seperti Google Guys, Larry Ellison, Bram Cohen si penemu BitTorrent, sampai founder Facebook, Mark Zuckerberg. Hanya Steve Jobbs, founder Apple, yang keturunan Arab. Di bidang ekonomi, keturunan Yahudi juga memunculkan nama-nama berpengaruh seperti Alan Greenspan, George Soros, Joseph Stiglitz, dan Paul Krugman. Dan tidak lupa, di bidang sains ada Albert Einstein, yang nama-nya sering disebut untuk menandai kejeniusan tingkat tinggi.

(more…)

10

Tayangan Langsung via Internet

March 14, 2010

logoMenonton siaran langsung (live streaming) sepakbola via internet dapat dilakukan jika bandwith mencukupi. Sebagai contoh, komputer ay terhubung dengan jaringan internet pada kapasitas bandwith 768 kbps. Pada kenyataannya bandwith tersebut hanya mampu menampilkan siaran lansung tanpa lag dalam keadaan normal pada bitrate 175 – 300 kbps sesuai keterangan kebutuhan bandwith pada situs penyedia siaran langsung, contoh myp2p.eu.

Dalam keadaan normal berarti, kapasitas internet ay hanya terpakai buat live streaming tersebut, tidak ada download manager yang aktif mendownload, torrent client yang aktif, maupun tab browser terbuka lain yang sedang streaming. Mungkin kondisi dapat berbeda dengan kecepatan yang sama, namun traffic internet atau lokasi yang sibuk. (more…)

2

Siaran Langsung Sepakbola semakin Langka

March 14, 2010

barclays-premierimagesimages (1)Semenjak liberalisasi siaran langsung sepakbola di Indonesia melalui sistem pay-per-view, semakin sedikit pilihan tayangan langsung sepakbola internasional di televisi. Jika dahulu para pemirsa dimanjakan dengan beragam siaran langsung, dari Liga Inggris sampai bahkan Liga Brazil dan Liga Belanda, kini menciut hanya Liga Inggris dan Liga Spanyol, itupun dengan batasan-batasan. Seperti menghilangnya tayangan liga Inggris di hari Ahad dan seringnya Bigmatch Liga Spanyol (baca pertandingan Barca dan El Real) tertunda karena jadwal bentrok dengan Liga Inggris.

(more…)

0

Memilih File Torrent

March 12, 2010

pirateUntuk mulai men-download via torrent, tentunya yang pertama kali dilakukan adalah mengunduh file torrent-nya itu sendiri dengan ukuran kecil dan berakhiran .torrent (namafile.torrent). Menurut wikipedia, aktivitas transfer file dengan mode peer-to-peer via torrent mengambil porsi 27%-55% lalu lintas internet tergantung pada lokasi.

Ada beberapa istilah yang jamak terbaca dalam torrenting, yaitu seeds dan peers. Seed adalah pengguna/ penyedia awal file dan keberadaannya dalam status file torrent berarti memungkinkan pihak lainnya mendownload dan men-seed file tersebut, pihak lainnya disebut peers. Jika sebelumnya kita masih murni menjadi peer, maka saat download mencapai 100%, status kita berubah menjadi seeder atau istilahnya seeding. Status seed yang memiliki angka 0 berarti file tersebut tidak dapat di-download. Status file torrent dapat dilihat dari situs penyedia-nya. (more…)

0